Ramai tapi tak terlalu riuh. Sepi dan terasa sendiri. Sesungguhnya aku merasa sepi, hati ini terasa kosong dan jiwa tanpa semangat.
Memang, hari-hari kulewati dengan senyum dan tawa. Tapi, itu bukan kebahagiaan!!! Aku ingin menjerit dan melepaskan beban yang ada di hati ini. Rasa percaya diri yang memudar karena fisik yang terasa semakin memburuk, sikap diri pula yang terasa tak memiliki kepatuhan akan sesuatu.
MUNAFIK!!! Kurasa aku, ya aku dan diri ini sangat lah munafik. Banyak hal yang tak kusukai dan ada beberapa hal yang kusukai namun aku tak mengakuinya. Rasa malu, mencari aman, dan menyembunyikan diri adalah hal yang belakangan ini aku lakukan. Aku butuh seseorang! Aku butuh penyemangat! Aku butuh entah itu siapa, sahabat atau siapapun itu yang memahami ku. Tapi, adakah dia?????? Kecewa!!! Berkali-kali aku merasa kecewa.
Aku juga yang salah, mengapa aku selalu mengindahakan segala rasa yang berkecamuk di hati dengan alasan logika. Padahal sebetulnya aku hanya seseorang yang lemah! Ya Allah, aku memang salah dan keliru. Hamba-Mu yang lemah dan tak berdaya ini memang mudah sekali terjatuh dan terjerembab pada lubang kenistaan. Kebohongan tanpa akhir yang menemui suatu hal yang kau benci KEMUNAFIKAN!!!!
Apa yang harus ku lakukan? Aku hanya mudah untuk berbicara dan berkoar-koar tanpa melaksanakan apa yang telah kuucapkan itu. Apa pula yang sebenarnya terjadi? Suasana baru di kehidupan baru yang bernama semester 2 ini pun cukup merubah kehidupanku.
Konyol dan bodoh. Sudah tahu bahwa aku hanya boleh berpegang teguh dan mempercayai hanya pada-Mu, tapi aku yang memang pada dasaarnya bodoh ini sulit sekali untuk melaksanakan apa yang sudah kukatakan. Tapi benar, ku benar-benar membutuhkan seseorang. ENtah itu sahabat atau siapaun itu. Aku benar-benar sedang lemah!!!
Oh my Lord!!!!! What have I do?????
No comments:
Post a Comment