Hari ini aku bersama mereka (lagi). Aneh. Itu yang kurasa saat bersama mereka, aku tak merasa menjadi diriku sendiri, aku merasa mengikuti sesuatu yang bukan aku. Aku tahu pilihan itu selalu dihadapkan pada diriku sendiri, dan aku yang masih labil serta sering merasa tak enak hati terhadap orang lain yang menjadi korbannya.
Labil? Hey, sekarang bukan waktunya lagi untuk labil. Sekarang aku sudah 19 tahun dan bergelar mahasiswa pula. Bila waktu bisa diulang, rasanya aku ingin kembali ke tanggal 13 April. Sesungguhnya aku benar-benar merasa kebahagiaan pada saat itu, tapi seharusnya aku tak terlalu larut dalam euforia hari itu.
Hari itu, 13 April 2012. Diriku memang mudah tergoda bila diajak bermain dan bersenang-senang. Dan godaan itu datang pada hari itu. Ah, menyesal lagi. Aku tak tahu apa pilihanku itu salah pada saat itu. Dosa ku di hari bersejarah itu aadalah meninggalka solat bersama mereka. Ampun Tuhan, aku benar-benr menyesal dan merasa tidak nyaman! Namun, aku juga tak tahu apa yang harus kuperbuat.
Kembali ke hari ini, karena kejadian dan kedekatan kami yang dimulai dari 13 April itu, aku sekarang sering bersama mereka. Mereka yang memang bisa dikatankan pandai serasa berbeda denganku. Aku memang suka untuk bersenang-senang, tapi tak berlebihan seperti ini. Untuk mereka uang sepertinya bukan masalah, atau memang aku yang terkadang perhitungan? Entahlah. Yang pasti aku merasa takut ketika bersama mereka.
Ahh, aku rindu masa-masa itu. Masa dimana aku selalu bersama sahabat-sahabtku yang mengerti kondisiku seperti apa, yang jarang memaksa, yang tak pernah membicarakan yang lain di belakang mereka!!
Sesungguhnya aku benci kondisi dimana kegiatan saat berkumpul adalah membahas aib orang lain karena aku sadar aku juga manusia yang tak lepas dari aib.
Lalu, apa yan harus kulakukan??
Kucoba menghindarkah? Atau kuikuti saja alur ini???
Aahhhhhhhhh!!!
Kucoba menghindarkah? Atau kuikuti saja alur ini???
Aahhhhhhhhh!!!
Dunia!!!!
No comments:
Post a Comment