Monday, April 30, 2012

Dimulai dari 19 tahun (GODAAN!)

Hari ini aku bersama mereka (lagi). Aneh. Itu yang kurasa saat bersama mereka, aku tak merasa menjadi diriku sendiri, aku merasa mengikuti sesuatu yang bukan aku. Aku tahu pilihan itu selalu dihadapkan pada diriku sendiri, dan aku yang masih labil serta sering merasa tak enak hati terhadap orang lain yang menjadi korbannya.
Labil? Hey, sekarang bukan waktunya lagi untuk labil. Sekarang aku sudah 19 tahun dan bergelar mahasiswa pula. Bila waktu bisa diulang, rasanya aku ingin kembali ke tanggal 13 April. Sesungguhnya aku benar-benar merasa kebahagiaan pada saat itu, tapi seharusnya aku tak terlalu larut dalam euforia hari itu.
Hari itu, 13 April 2012. Diriku memang mudah tergoda bila diajak bermain dan bersenang-senang. Dan godaan itu datang pada hari itu. Ah, menyesal lagi. Aku tak tahu apa pilihanku itu salah pada saat itu. Dosa ku di hari bersejarah itu aadalah meninggalka solat bersama mereka. Ampun Tuhan, aku benar-benr menyesal dan merasa tidak nyaman! Namun, aku juga tak tahu apa yang harus kuperbuat.
Kembali ke hari ini, karena kejadian dan kedekatan kami yang dimulai dari 13 April itu, aku sekarang sering bersama mereka. Mereka yang memang bisa dikatankan pandai serasa berbeda denganku. Aku memang suka untuk bersenang-senang, tapi tak berlebihan seperti ini. Untuk mereka uang sepertinya bukan masalah, atau memang aku yang terkadang perhitungan? Entahlah. Yang pasti aku merasa takut ketika bersama mereka.
Ahh, aku rindu masa-masa itu. Masa dimana aku selalu bersama sahabat-sahabtku yang mengerti kondisiku seperti apa, yang jarang memaksa, yang tak pernah membicarakan yang lain di belakang mereka!!
Sesungguhnya aku benci kondisi dimana kegiatan saat berkumpul adalah membahas aib orang lain karena aku sadar aku juga manusia yang tak lepas dari aib.

Lalu, apa yan harus kulakukan??
Kucoba menghindarkah? Atau kuikuti saja alur ini???
Aahhhhhhhhh!!!
Dunia!!!!

Tuesday, April 24, 2012

POEM dan Antara C D

POEM..
Makhluk itu yang menjadikan hari ini berbeda..
Hmm, Section C dan D yang berbeda dosen dan berbeda perspektif menjadikan kami secara tidak langsung menglamai ini.
Salah mereka kah?
Salah kami yang terlalu berlebihan???
Halaahhhh, aku jadi merasa bersalah sendiri..
Tapi, yang lain terkesan tenang-tenang saja..
Aku tahu kami ini teman, dan aku pun berpikir apabila aku ada di posisi mereka pasti rasanya sakit ketika beberapa dari kami menunjukan ekspresi menolak. Tapi, aku tak bisa berbuat apa-apa entah karena aku yang cari aman atau aku yang memang melemah.

Aku juga tak tahu mengapa sekarang aku seperti ini. Menjadi pribadi yang lebih perasa dan merasa "tak enak"..
Rugi sendiri kan pada akhirnya???!!!

Berharap ini bukan sebuah awal yang membuka pintu konflik, tapi ini merupakan bumbu-bumpu kecil yang tak berarti..

Monday, April 23, 2012

Hati

Mengeram dalam diam,
Terhempas dalam lirih..
Tak ada yang tahu dia,
Tak ada yang mempedulikan..
Hati......

Dia dan Suatu Kesalahan

Ada dia,
Ada dia di hari ini,
Ada dia di hari kemarin,
Dan (mungkin) dia yang menjadi objek untuk besok..

Dia yang membuat para bunga disampingnya tak tentu diri,
Dia yang menjadikan mereka menjadi-jadi..
Ironi!
Ketika yang lain menginginkannya,
Dia masih terkungkung dalam luka..
Dia masih terjebak dalam kotak hitam yang bernama "masa lalu"..
Dan dia berlindung dari rasa tak tega!

Salah dia?
Salah mereka?
Ahhh tidaaaak, 
aku pun ternyata dalam diam mengaguminya..
Salah!!!
Salahkah???

Kau dan Dunia(mu)

Kau,
Yang mudah tertiup angin.
Terhempas ombak dan,
yang jiwanya mudah tergoda dunia..
Sadar lah,
Kau..
Hidup tak akan lama,
Hidup bukan untuk dirimu sendiri,
Hidup untuk menghidupkan dirimu..
Kau,
Berjalanlah mengikuti jalanmu,
Berjalanlah sesuai hatimu,
Berjalanlah ketika kau masih bisa berjalan..

Dunia yang akan memilihmu,
atau
Kau yang akan memilih dunia..
karena senang bukan berarti bahagia,
namun,
Bahagia lah yang menghantarkan senang..

Sepuluh Hari dari 13 April

Wah, ga kerasa udah 10 hari erlalu ketika aku tepat berumur 19 tahun. Ga ada yang special sih, tapi di 19 tahun ini aku ngerasa berbagai hal muncu dalam hidup ini. Sekarang aku makin mikir (brasa dari dulu ga mikir, hhaa), ngerasa lebih sensitif terhadap sesuatu dan mencoba menyikapi sesuatu dengan bijak. (aaamiiinn)

Well, di tanggal 13 April kemaren bis dibilang itu erupakan moment yang ga bisa dilupain. Kenapa? Karena ini adalah tahun dimana aku udah pisah sama keluarga (bukan nikah) lebih tepatnya menjadi pribadi mandiri di kota orang: Jakarta! Aku ga terlalu berharap banyak sih di ultah aku yang ke 19 ini, karena tahu sendiri kalau aku baru aja single (ehem: putus) tapi ga masalah lah meskipun aga nyesek2 gimana tapi this is the way.. :)

Ok, balik ke umur yang baru ini. Aku sadar kalo umur 19 ini bukan suatu keadaan yang sebenernya harus dirayakan secara besar-besaran dan berlebihan karena hakikatnya ulang tahun merupakan waktu dimana umur kita berkurang. Tapi, di ulang tahun yang ke 19 kemarin hal yang tak diduga muncul ketika orang-orang yang baru aku kenal dan masuk ke hidup aku mengucapkan selamat ulang tahun. Rasaya itu benar-benar MEMBAHAGIAKAN. Lebih lagi, kayanya ini merupakan ucapan selamat terbanyak selama hidup aku. Bayangin aja temen-temen sekelas pada ngucapin yang dipimpin sama dosen dan beliau sebetlnya ga teralu deket sama aku. Oh ya, pas pagi-pagi juga aku di kasih surpise sama teman serumah yang au anggap udah kaya kakak sendiri karena mereka lebih tua dibanding aku. Dan malemnya, sahabat yang udah pada beda tempat (d'batieq) bikin surprise juga dengan cara nitipin surprise itu ke temen0temen yang ada di sini. Ditambah lagi ada orang yang bisa dibilang aku suka lah.. Ah tapi ga penting itu sebernya.. haha
How beautiful day at the time.. :)

Hal yang mengharukan juga waktu orang rumah (engking, ua) ngucapin ulang tahun. Yang aneh adalah air mata aku tumpah waktu mereka ngucapin itu, aku baru sadar + ngerasa bahwa keluarga lah yang paling ngedukung aku smpe sekarang. Rasa rindu akan keluarga menyeruak hebat dan lagi-lagi aku baru ngersain itu seudah aku tinggal jauh. "Mau dimasakin apa? Lontong, Nasi kuning, atai chicke cordon blue?" Ahhh, kenangan itu cepet banget..
:')

 
Hari yang indah dan penuh kebahagian deh pokonya. Tapi, entah kenapa aku masih ngerasa ada kehampaan. Mungkin, efek dari "3 tahun" kali ya, dan si breng**k itu pun ga ngucapin..
How pity u are Put, masih ngarep aja!!!
hahahhaa
Tapi, yaudah lah ya, mungkin dia juga ga inget tentang hari itu. Ga penting juga toh buat dia, 3 tahun udah cukup kali ya menurut dia buat ngucapi itu. :')

Dan setelah 10 hari melewati 13 April, ada suatu pengharapan baru dimana aku harus bener-bener punya jalan sendiri buat ngejalani hidup ini biar ga kepengaruh sama hal-hal yang bisa ngerusak diri sendiri. Selain itu, aku juga harus selalu belajar dari pengalaman setiap harinya dan  tentu aja ga cepet puas atas apa yang udah di dapat agar bisa ngebanggain keluarga dan pembukatian bagi diri sendiri..

Semangat!!
Selamat datang kedewasaan!!!
:D