Ini bukanlah rahasia umum lagi, tapi aku disini hanya untuk berbagi kisahku tentang hari ini. Hari ini? Sesenugguhnya penuh kesan tentang hari ini, dimulai dengan acara seminar di pagi hari yang aku ikuti bersama teman-teman kampusku, lalu kerja kelompok untuk tugas yang akan dikumpulkan, dan yang terakhir adalah berkunung je suatu wilayah bernama Menteng Atas.
Ketika mendengar kata daerah "Menteng", sebagian orang pasti membayangkan tentang rumah-rumah indah yang berjejer mewah nan sejuk di kawasan pusat Ibu Kota. Halaman yang luas ditumbuhi berbagai pohon dan rerumputan, burung-burung mungil yang tak segan untuk sekedar berkunjung di sekitarnya atau bahkan mobil mewah yang hilir mudik di area jalanannya. Oh ya, ada satu lagi ketakjuban yang lain yaitu adanya gedung-gedung pencakar langit yang berjudulkan apartemen atau bernama depan "Tower" dengan pemilik yang sudah sangat termahsyur di negeri ini.
Satu hal yang ingin aku ceritakan adalah ketika aku menyusuri kemegahan-kemegahan itu ternyata di belahan lain dalam potongan daerah bernama "Menteng" terselip kawasan yang cukup mengoyak batinku. Pertama-tama kulalui apartemen-apartemen yang membuatku berdecak kagum, lalu kususuri lagi jalan memasuki sebuah gang. Kulalui gang sempit itu dengan senyuman, tak beberapa lama ku berpapasan dengan nisan berbahan batu yang lumayan bagus meskipun dari sebagiannisan itu ada yang dijadikan tempat tinggal dan bermain, tak beberapa lamu terciumlah aroma yang kurang sedap. Dan, tahukah kau aku sekarang berada dimana? Ya! Menteng! Lingkungan yang cukup mengoyak batin ini.
Orang-orang menyebutnya sebagai kawasan kumuh. Kumuh karena lingkungan itu menyuguhkan sampah yang cukup menyengat hidung, kumuh karena tak beraturannya rumah yang ada, kumuh karena apabila kita berada disitu dan menatap jauh kedepan maka mata kita akan bertemu dengan gedung-gedung penyentuh awan.
Ironis? Ya! Tapi aku menemukan sesuatu yang lain disana, ketika anak-anak kecil yang sangat bersemangat untuk mendapatkan apa yang mereka butuhkan yaitu ilmu.
***bersambung***
No comments:
Post a Comment